Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana mengatasi kegagalan dalam Tes Kerja?

Pertanyaan Konsultasi :
Saya ingin bertanya, saya selalu gagal dalam tahapan tes kerja. Pencapaian saya dalam tes kerja hanya pada tahap psikotes. Apa yg saya perlu perbaiki?
Adakah juga bapak bisa memberikan contoh CV yang baik. Terima kasih sebelumnya.
Salam
Azhar M.

Jawaban Konsultasi :

Dear Azhar,

Setiap tahapan pada proses rekrutmen menguji hal yang berbeda dari diri kandidat yang melamar. Proses seleksi curriculum vitae merupakan seleksi administratif untuk melihat kesesuaian dengan standar administratif perusahaan. Seleksi wawancara merupakan cara perusahaan melihat kompetensi yang dimiliki kandidat. Sedangkan assesmen psikologi merupakan cara perusahaan melihat potensi yang ada pada diri kandidat.
Ketiga seleksi ini disusun secara berbeda di setiap perusahaan ada yang memang bertahap, sehingga mereka yang ikut tahap berikutnya hanya mereka yang sudah lulus dan dianggap berhasil melalui tahap sebelumnya. Namun, ada pula yang menentukan keputusan diterima atau tidak berdasarkan nilai keseluruhan kandidat setelah melalui seluruh tahapan proses rekrutmen.

Bila kegagalan ini terjadi pada proses yang bertahap maka dapat disimpulkan bahwa kendalanya ada pada potensi diri kandidat.

Secara umum potensi ini meliputi empat hal, yaitu (1) kemampuan intelektual, (2) pengelolaan emosi, (3) ukuran dan daya tahan motivasi, serta (4) kemampuan menjalin relasi sosial.

Kemampuan intelektual berkaitan dengan bagaimana seseorang menggunakan daya pikirnya untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan. Pengelolaan emosi berkaitan dengan bagaimana seseorang mengatasi kekecewaan, menghadapi tekanan, dan sikapnya saat memegang kekuasaan. Motivasi berhubungan dengan kemauan seseorang untuk bekerja, berkreasi, dan memberikan lebih dari yang diminta. Sedangkan relasi sosial berkaitan dengan bagaimana seseorang menghadapi konflik, memimpin, mendelegasikan, dan menyampaikan pendapat.

Pelamar perlu melihat ke dalam diri aspek mana dari dirinya yang kira-kira masih kurang apabila dibandingkan dengan kandidat yang lain. Kemudian mencari aspek mana yang merupakan kekuatan agar dapat lebih menonjol dan terlihat dibandingkan dengan kandidat lain.

Berkaitan dengan Curriculum Vitae

Tidak ada CV yang sempurna. Semua bergantung dari ke perusahaan apa kita melamar. Beberapa BUMN mengharapkan pelamar mengirimkan CV dengan standar tertentu. Mereka sudah menyiapkan template CV untuk diisi baik secara online maupun unduhan yang dapat diisi dalam bentuk word. Perusahaan di bidang desain biasanya mengharapkan CV yang kreatif. Sedangkan ada pula perusahaan yang ingin CV singkat.

Akan tetapi, bagaimanapun ada beberapa aturan kesopanan dalam mengirimkan CV.

Pertama, lampirkan cover letter. Jangan pernah mengirim email berisi hanya lampiran berupa CV. Selalu isi badan email dengan pengantar seperti Anda mengirim surat cetak. Isinya berupa perkenalan, tujuan Anda mengirim email (yaitu melamar pada posisi tertentu yang secara detil Anda sebutkan), sedikit latar belakang, dan alasan mengapa perusahaan tersebut menarik bagi Anda. Sampaikan bahwa Anda melampirkan CV sebagai informasi lanjutan tentang diri Anda, jadi CV adalah kelanjutan dari cover letter, bukan informasi utama.

Kedua, CV modern terdiri dari maksimal dua lembar. Pilih informasi yang relevan untuk dimasukkan ke dalam CV. Bila Anda punya banyak keahlian, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, latar belakang pendidikan, sebutkan hanya yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.

Ketiga, Harap bersabar. Proses rekrutmen kadang ajaib. Saya pernah mendapat panggilan kerja dari perusahaan yang saya lamar setahun sebelumnya. Tentunya tidak saya tindak lanjuti karena sudah mendapat pekerjaan. Namun, ini menjadi catatan tersendiri bahwa data pelamar sebenarnya tersimpan dan entah berapa lama baru dibuka kembali.

Demikian yang dapat saya sampaikan.
Good luck! Do know that job hunting is a job itself.

Ervan Abu Nangim Kelas Karir

Ervan Abu Nangim, S.Psi.
Career Coach

[alert-announce]Mau Konsultasi ? Klik Di Sini
[/alert-announce]

Posting Komentar untuk "Bagaimana mengatasi kegagalan dalam Tes Kerja?"