Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsultasi: Mengapa Saya Gagal di Interview?

Pertanyaan Konsultasi


Saya seringkali gagal dalam wawancara, kira-kira apa yang membuat saya gagal?

Inggriet Hermanda

Jawaban Konsultasi


Halo Inggriet,

Pertanyaannya simpel sekali ya. Saking simpelnya saya jadi sulit menjawabnya.

Wawancara sendiri ada beberapa macam. Sehingga saya tidak tahu juga di wawancara seperti apa Anda mengalami kendala. Jadi saya jawab secara umum saja ya.

Saat mewawancara seseorang biasanya ada satu hal yang bikin pewawancara ilfil (ilang feeling / tidak lagi tertarik) yaitu tidak runutnya pola pikir seseorang. Seringkali kami temui kandidat yang jawabannya tidak sesuai dengan pertanyaan, logikanya ngaco, asik dengan idenya sendiri, dan kadang ada yang ditanya apapun bingung.

Penyebab Gagal Wawancara Kerja

Sungguh kami sebagai pewawancara tidak peduli dengan kegrogian Anda, semua juga grogi, jadi jangan takut, kita udah biasa ketemu orang grogi, dan itu tidak membuat kami menilai Anda negatif atau lebih rendah dari kandidat lain. Kami ingin Anda bekerjasama dengan kami memberikan informasi yang kami inginkan. Orang yang terlalu percaya diri dan pamer tidak selalu kami sukai, karena belum tentu itu yang kami butuhkan. Orang grogi yang jelas menjawab lebih kami sukai.

Maka, sederhananya saat wawancara pahami apa pertanyaannya. Jika tidak mengerti minta pewawancara menjelaskan ulang. Jawab sesuai dengan pertanyaan, beri ilustrasi, dan perkuat dengan bukti.

Misal:
Penanya:

Pernah punya pengalaman dimarahin orang?

 

Kandidat grogi abis:

Eh aduh, pengalaman dimarahin ya... mmmm,,, apa ya,,, oh iya saya pernah dimarahin dosen karena telat ngumpulin tugas. Terus saya datang di hari berikutnya untuk ngumpulin. Malah dimarahin. Saya terima aja karena emang salah,,, mmm,,, malu sih,, tapi udah gitu saya ngerasa lega dan malah berteman baik dengan dosen itu..

Ini lebih baik daripada
Kandidat kePDan:

Dimarahin? ngga pernah lah. Saya selalu mengerjakan segalanya dengan sempurna. Saya memastikan semuanya dicek beberapa kali. Kalau ada yang komplen, saya akan adu argumen karena saya yakin saya benar.

 

Oke mungkin itu dulu ya. Silakan grogi dengan bahagia.

Good luck! Do know that job hunting is a job itself.

Ervan Abu Nangim Kelas Karir

Ervan Abu Nangim, S.Psi.
Career Coach

[alert-announce]Mau Konsultasi ? Klik Di Sini[/alert-announce]

Posting Komentar untuk "Konsultasi: Mengapa Saya Gagal di Interview?"