Konsultasi: Work Load Berlebih
Pertanyaan Konsultasi
Selamat pagi Kak. Saya ingin menanyakan beberapa hal. Saya sekarang bekerja di salah satu perusahaan tekstil sebagai accounting. Namun, tanggungjawab yang harus diemban itu lebih dari ekspektasi saya. Bagaimana dan apa yang harus saya lakukan. Kedua saya ingin menanyakan tentang interview untuk BUMN bagaimana bisa menarik perusahaan untuk merekrut. Terimakasih kak.
MARTA YULIA PUTRI
Jawaban Konsultasi
Halo Marta,
Dari pertanyaanmu saya mendapat beberapa kesan. Pertama, bisa jadi dirimu merasa berat dengan pekerjaan yang sekarang dan dirimu mulai kepikiran untuk resign tapi masih ada yang mengganjal. Kedua, bisa jadi dirimu kaget dengan dunia kerja, koq ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan.
Saya tidak tahu mana yang sedang dirimu rasakan. Jadi saya coba jawab untuk kedua kondisi tersebut.
Resign jangan ya?
Kadang ada masanya kita merasa dijebak. Bukan cuma MLM yang bisa bikin kita merasa begitu, kerja juga. Kita diiming-imingi gaji besar dengan pekerjaan yang sesuai, tapi tenyata gaji lebih kecil dan beban kerja lebih besar. Kita dirayu untuk bertahan dengan disodori jenjang karir yang ternyata rebutan dengan sejumlah besar orang yang lebih berpengalaman dan kompeten dari kita. Job sucks!
Namun, kita tetap bertahan. Berbagai alasan tentu saja. Baru sebentar kerja. Khawatir tidak dapat pekerjaan yang lebih baik. Juga alasan lainnya.
Jika kondisi ini yang kita hadapi. Langkahnya sederhana saja, tapi memang berat dilakukan. Jadilah karyawan terbaik di posisi Anda saat ini. Tunjukkan Anda mampu menghadapi beban kerja tersebut. Pada waktunya Anda akan bertemu dengan dua opsi, Anda cukup percaya diri untuk minta kenaikan pangkat atau kenaikan gaji, atau Anda cukup percaya diri untuk resign.
Miliki pola fikir husnul khotimah. Berakhirnya masa kerja di suatu perusahaan harus dalam keadaan baik. Kalaupun Anda resign. Pastikan Anda adalah karyawan terbaik di sana saat resign, bukan karyawan malas yang semua orang sudah duga bakal resign. Dengan demikian, Anda tidak dibayangi perasaan bersalah saat pindah. Bahkan siapa tahu Anda malah jadinya dilarang resign dan diberi posisi baru yang sesuai dengan beban kerja yang Anda sanggup.

Kerja koq gini amat ya?
Kalau Anda pada posisi kaget dengan dunia kerja. Mungkin karena merupakan pekerjaan pertama Anda, maka saya ucapkan selamat datang di dunia kerja. Beda sekali dunia kerja dengan dunia sekolah dan kuliah. Anda tidak bisa menyalahkan siapapun kecuali diri sendiri saat ada kekacauan terjadi, Anda tidak bisa lepas tanggung jawab dari apa yang dilakukan, dan kesalahan akan berdampak lebih dari cuma nilai, bisa berupa finansial, surat peringatan, bahkan pemecatan.
Bila ini yang sedang dihadapi maka yang bisa dilakukan adalah berceritalah. Luapkan keluh kesah Anda pada orang terpercaya, lalu kembali bekerja dan beradaptasilah dengan kondisi yang ada. Anda bekerja di mana pun kondisinya kurang lebih akan serupa.
Pertanyaan kedua tentang interview di BUMN itu ada beberapa jenis ada interview dengan Human Resources (HR / bagian SDM), dan dengan user (bagian yang Anda tuju). Arahan dari kedua interview ini berbeda.
Interview dengan HR interview ditujukan untuk menggali kompetensi Anda dan hal administratif. Seperti kapan bisa mulai bekerja, range gaji yang diminta, dan semacamnya. Interview ini akan menggali pengalaman Anda di masa lalu dan bagaimana pengalaman itu membentuk kompetensi Anda saat ini. Jadi siapkan saja pengalaman berkesan yang pernah Anda alami.
Interview dengan user biasanya Anda akan berhadapan dengan calon atasan Anda. Pada wawancara ini yang dilihat adalah kecocokan Anda dengan budaya kerja di perusahaan dan karakter atasan Anda. Jadi tidak ada tips khusus kecuali mencari apakah ada chemistry Anda dengan pewawancara.
Oke mungkin itu dulu ya.
Good luck! Do know that job hunting is a job itself.

Ervan Abu Nangim, S.Psi.
Career Coach
[alert-announce]Mau Konsultasi ? Klik Di Sini[/alert-announce]
Posting Komentar untuk "Konsultasi: Work Load Berlebih"