Pertanyaan Wawancana tentang Komitmen Kerja
Pertanyaan Konsultasi
Maaf kang abu siasat menjawab apabila interviewer bertanya soal komitmen kita sebagai wanita terhadap pekerjaan bagaimana ya? Karena terkadang ada intervieewer yg ragu terhadap loyalitas perempuan apabila nanti sudah menikah atau berkeluarga. Terimakasih
Lisa Sekar Wangi
Jawaban Konsultasi
Teh Lisa, sungguh pertanyaannya mewakili perasaan banyak orang yang mengalami hal serupa.
Kadang kita lihat ada lowongan-lowongan yang mengharuskan pelamar untuk setuju tidak menikah untuk jangka waktu tertentu. Durasinya mulai dari selama training, dua tahun pertama, sampai ada pula kesepakatan yang bermakna kalau menikah artinya resign.
Hal yang perlu dipahami adalah perusahaan memang sudah sadar bahwa karyawan yang diterima hanya akan berada di perusahaan pada jangka waktu tertentu. Perusahaan juga sudah mengantisipasinya dengan berbagai strategi. Salah satunya dengan membuat batas usia lebih rendah sehingga jarak dari karyawan diterima kerja sampai dia menikah diharapkan lebih jauh. Strategi lainnnya adalah seperti yang ditanyakan yaitu membuat perjanjian bersedia tidak menikah.
Jadi bagaimana bila ditanya kesediaan untuk tidak menikah?
Jawabannya sungguh personal sebenarnya. Bila memang belum berencana menikah maka sampaikan saja Anda tidak berencana menikah dalam waktu dekat. Kalau ditanya "gimana kalau dilamar?" maka jawabannya lagi-lagi sangat personal antara "saya terima lamarannya" atau "saya tolak karena masih ada perjanjian kerja."
Kalau sudah berniat menikah juga sampaikan saja. Namun tambahkan penyataan komitmen Anda.
Saya akan segera menikah pak, tapi setelah masa training saya lewat dan saya dapat hak cuti menikah. Saya juga sudah diskusi dengan calon suami bahwa dia akan membolehkan saya bekerja. Bila ada hal-hal yang ternyata membuat saya harus berhenti, saya pastikan semua pekerjaan saya selesai sebelum saya berhenti.
Begitu kurang lebih yang bisa Anda sampaikan.
Ada sedikit catatan dari saya, bila perusahaan sebegitu kaku tidak membolehkan Anda menikah, maka mungkin memang sebaiknya Anda tidak melamar di sana. Memilih pekerjaan itu masalah kecocokan juga, jika Anda tidak cocok dengan aturan yang ada (padahal bukan aturan yang umum dan wajib secara hukum), berarti memang waktunya move on dan cari yang baru.
Good luck! Do know that job hunting is a job itself.

Ervan Abu Nangim, S.Psi.
Career Coach
[alert-announce]Mau Konsultasi ? Klik Di Sini[/alert-announce]
Posting Komentar untuk "Pertanyaan Wawancana tentang Komitmen Kerja"